Showing posts with label Belajar Islam Part 1. Show all posts

Makna Syahadatain | Makna Syahadat Rasul | Makna Syahadat Islam

Kalimat "Laa Ilaaha Illallah" sebagai sebuah kalimat persaksian adalah sebuah kalimat pamungkas yang menyatakan keimanan seseorang terhadap Tuhan yang satu. Makna kalimat syahadat sangat penting diketahui oleh setiap muslim yang mengaku dirinya beriman kepada Allah. Mengapa? Karena dengan memaknai kalimat syahadat itu dengan benar, seorang muslim telah memiliki sebuah pondasi yang kuat untuk menjalankan Islam dengan baik.
Nah, berikut ini akan saya jabarkan makna syahadatain dalam Islam. Semoga artikel pendek ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Makna Syahadat menurut Islam

Makna syahadat sebagai pengakuan terhadap keesaan Allah sebagai satu-satunya tuhan, mengandung kesempurnaan kepercayaan kepada-Nya dalam tiga segi:
- Rubbubiyyah yakni sifat Ketuhanan yang menciptakan alam, memelihara dan mendidik.  
- Uluhiyyah bermakna Allah saja satu-satunya yang wajib disembah dan dimintai pertolongan  
- Tauhidullah dalam Asma dan Sifat-Nya
    Makna Laa ilaaha illallaah mencakup beberapa pengertian yaitu :
    - Hanya Allah yang patut diibadahi (Laa ma’buda bihaqqin illallaah)
    - Hukum mutlak bersumber dari-Nya (Laa haakim ilallallaah)
    - Tidak ada Penguasa mutlak kecuali Allah (Laa maalik ilallallaah)
    - Tidak ada Pencipta kecuali Allah (Laa khaliq ilallallaah)
    - Tidak ada Pemberi rizki selain Allah (Laa raziq ilallallaah)
    - Tidak ada ilah yang dapat menghidupkan dan mematikan kecuali Dia (Laa illaaha illaahua yuhyii wayumiit)
    - Tidak ada daya dan kekuasaan selain kekuasaan Allah (Laa haula walaa quwwata illallaah)
    - Tidak ada yang dapat mendatangkan manfaat dan mudhorot selain Allah (Laa nafi walaa dlarr ilallaah)
    - Tidak bertawakkal kecuali kepada Allah (Laa yatawakkal illallaah)
    - Tidak ada yang bisa mengabulkan do’a kecuali Allah (Laa mujibad da’waat illallaah)
    - Tidak ada diin yang hak kecuali diin Allah (Laa diinal haqq illa diinallaah)
    - Hanya Allah saja yang patut disembah (Laa khosyyata wa laa khaufa illallaah)
    - Allah sebagai pusat kerinduan (Laa ghooyatal hubb illaa lillaah)
    - Seorang yang mengikrarkan Tauhidullaah memiliki tanggung jawab untuk berusaha mewujudkan pernyataan ayat “Sesungguhnya shalatku, dan hewan sembahanku, dan hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, rabb sekalian alam” (TQS. Al-An’aam:162)
      Makna Syahadat Rasul
      1. Tunduk, percaya dan menjadi pengikut Muhammad saw (QS.Al Hasyr:7)
      2. Terdapat 3 pengetahuan asasi
      - Nabi Muhammad saw adalah nabi dan rasul Allah untuk seluruh manusia hingga akhir zaman (QS. Saba:28)
      - Nabi Muhammad itu Nabi dan Rasul Allah terakhir (QS.Al Ahzab:40)
      - Nabi Muhammad itu adalah penghulu para Nabi dan Rasul (QS.Al Baqarah:235)
        Bagaimana? Apakah sudah paham tentang makna syahadatain? Oke, silakan baca juga artikel saya yang lain tentang waktu yang diharamkan untuk shalat. Wallahu a'lamu bisshawab

          Posted in | Leave a comment

          Waktu yang Diharamkan untuk Shalat

          Waktu yang Diharamkan Shalat. Shalat memang ibadah yang akan jadi ukuran keselamatan seseorang di hari akhirat nanti. Sebagaimana sebuah hadits Nabi yang mengatakan bahwa : "Hal yang pertama kali akan di hisab di hari kemudian adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalan lainnya. Dan jika shalatnya buruk, maka buruklah semua amalan lainnya".
          Tapi kalian tentu tau, bahwa tidak semua waktu kita boleh melakukan shalat. Ada waktu-waktu tertentu dimana seseorang tidak diperkenankan untuk melaksanakan shalat.
          Tapi tahukah kalian waktu-waktu mana saja itu?

          Waktu yang Diharamkan Shalat

          Ini dia, 4 waktu yang tidak diperkenankan sholat bagi seorang muslim
          1. Setelah shalat shubuh hingga matahari agak meninggi.
          Tingginya matahari sebagaimana di sebutkan di dalam hadits Amru bin Abasah adalah qaida-rumhin aw rumhaini. Maknanya adalah matahari terbit tapi baru saja muncul dari balik horison setinggi satu tombak atau dua tombak. Dan panjang tombak itu kira-kira 2,5 meter 7 dzira' (hasta). Atau 12 jengkal sebagaimana disebutkan oleh mazhab Al-Malikiyah.
          2. Waktu Istiwa`
          Yaitu ketika matahari tepat berada di atas langit atau di tengah-tengah cakrawala. Maksudnya tepat di atas kepala kita. Tapi begitu posisi matahari sedikit bergeser ke arah barat, maka sudah masuk waktu shalat Zhuhur dan boleh untuk melakukan shalat sunnah atau wajib.
          3. Saat Terbenam Matahari
          Yaitu saat-saat langit di ufuk barat mulai berwarna kekuningan yang menandakan sang surya akan segera menghilang ditelan bumi. Begitu terbenam, maka masuklah waktu Maghrib dan wajib untuk melakukan shalat Maghrib atau pun shalat sunnah lainnya.
          4. Setelah Melakukan Shalat Ashar Hingga Matahari Terbenam.
          Maksudnya bila seseorang sudah melakukan shalat Ahsar, maka haram baginya untuk melakukan shalat lainnya hingga terbenam matahari, kecuali ada penyebab yang mengharuskan. Namun bila
          dia belum shalat Ashar, wajib baginya untuk shalat Ashar meski sudah hampir maghrib.
          Nah, dengan mengetahui beberapa waktu di atas, kamu tentu harus memperbaiki jadwal shalatmu. Jangan sampai shalat subuh dan asharmu masuk di masa yang diharamkan shalat. Malah dosa lhO! Hayo ... Sering telat ndak?! ^_^

          Posted in | Leave a comment